Followers

Monday, May 20, 2013

Dimana kan ku cari ganti...



Bila kau gembira, 
Aku senyum dari jauh. 
Aku tak kisah jika kau tiada disampingku,
Asalkan dapat ku rasa dan lihat kau bahagia. 

Tapi...

Bila kau menitiskan air mata,
Aku sedia hulurkan bahuku. 
Tangan ini ringan untuk mengesat air matamu,
Dari biarkan ia jatuh ke bumi.

Bila kau kecewa,
Tidak kubiar kau terjatuh cecah ke lantai.
Akan ku papah,
Tidak kira beban, asalkan kau senang.

Hati ikhlas tidak terkira,
Asalkan kau ada dalam hatiku, aku ada dalam hatimu.
Buatku bersyukur ada teman sepertimu.
Dimana kan ku cari ganti,
teman sepertimu.

Betul jodoh itu ditangan Allah. 
Jika kau adalah jodohku sebagai sahabat dunia akhirat, 
In shaa Allah akan kekal hingga ke Jannah.

Sahabat.
KELUARGA.

Buat kau yang bergelar SAHABAT di hati ini.




Tuesday, May 7, 2013

Life's a bless, or a lesson.


Assalamu'alaikum to all.

Fuhh... again, dah lama dah tak posting (*agak cliche ayat ini. aih...). Well, it's been a long journey since January. Lot's of things had happened. 4 months. Lama sangat. However, in that 4 months, I've learned a lot. Relationship, friendship, love, courage, trust, sacrifice and such. Apparently, I'm not being myself for the past 4 months. By all means, I feel like, I'm not the person I am like I was in foundation year or first year degree. I guess... I am different.

For example: masa foundation dulu, I don't give a crap about people. Yes I do some, but not all. Ingat dulu, when all my Muslim friends asked me to live with them, but I refused and stayed with my five Non-Muslim friends in the house. Yet I survived and lived happily. Surau pergi jugak setiap hari. Not a problem. I am being myself. Ada je best friends yang bantu saya bila saya susah, but I'm always happy at that time. I had a simple life.

But when I entered degree, things changed. I guess I've changed since I hang out with these certain people. They are good people, I know. They taught me a lot. They've helped me to go through my life. I am totally appreciated it. Every single one of them. But on the same time, I... I started to become another person. Too sensitive, too cared about other people, too love, too much sacrifice for other people rather than myself. I don't know whether it is good or not, but things that happened surely had taught me a lesson.

3rd and 4th semester (this sem), I tell you, full of dramas. Again, so many things had happened. I laughed, I cried, I'm frustrated, feel like a total crap pun ada. Too much to handle. Yet I survived until today. I learned about people too. Some of them are not worth to help, or cried for. Because they don't even care. They don't give an eff, as long as they got what they want. This is what I got, after all this times. bullshits.

Seriously, some people are not meant to be trusted. Tak kira la dia tu baik ke, pandai ke, alim ke, manja macam mana sekali pun, these people are not meant to be trusted. There's always a scheme behind their mask, but I don't know what. That scares me. Hati manusia, boleh berubah dalam sekelip mata. Yang baik, sopan dan berhemah boleh jadi over rule dan sangat bossy, dan yang jahat dan jijik tu boleh jadi sangat baik, malah lebih baik dari yang kononnya sungguh alim dan baik tu. True. Sometimes, life is not fair as we thing it would be. Seriously. Tapi tak semua macam tu...

But then again, I didn't realized that there are person who really need me. Who waited for me, who appreciated me more than I expected. Allah, seriously I didn't realized this person. I was stupid. While I was busy with another friend who maybe not worth for me (I guess... I don't know... but if this person does worth being a friend of mine, this person should realized how insulting and dreadful this person had done to me.), that friend of mine actually waited for me. Yes. He was the one who comfort me when bad things happened through this semester. Allah, why didn't I realize this from the beginning? I do appreciate your help and support, friend... Sorry for breaking your heart without noticing that the person who really waited for me is you. In shaa Allah, I wont take you for granted. Mark my words.

Yes, I also did met lots of new friends, juniors to be exact. They also supported my through this semester. My personnel life, my so-called career, and such. They have been a great help. Thank you.

Too much of sacrifice had been done in this semester. Study, friends, feelings, money... Too much. But maybe Allah wants to create me a BIG STORY, which I don't know. A long, rocky journey. Alhamdulillah, I survived till today. Yesterday made the person I am today. Tomorrow's a mystery (Esok final exam mula. kuikuikui...). What comes next, I don't know. Lets just go with the flow, shall we?

P/s: Glee - Get It Right










Monday, January 28, 2013

A Quote From Julia Child.


"The measure of achievement is not winning awards. It's doing something that you appreciate, something you believe is worthwhile. I think of my strawberry souffle. I did that at least 28 times before I finally conquered it." - Julia Child

Julia Child's biodata: http://en.wikipedia.org/wiki/Julia_Child

Friday, January 25, 2013

A quiet morning.

In-Front of Masjid UNISEL. A very calm, cool morning. 

A Quiet Morning

Waking up in the morning,
At dawn, staring at the sky,
Waiting for the enormous, beautiful sun 
To shine, giving light to the hands of the world.

But shine help not the heart, maybe.
Zero, blank perhaps.
Need something to be filled in. 
Love, maybe?
No one knows, what's playing in thy box.
Is it happy? Is it sad? Is it angry? Is it frustration?
What? 

There, this a man
Staring at the sky,
In a quiet morning,
Passing the time, 
In a cool breeze, tingling thy skin.  
To find, hopefully,
To grasp a sincere smile,
In thy box. Eminently. In a quiet morning.

by: Muhammad Haziq Bin Razali. 7.30 a.m. Friday, 25 Jan 2013.


Thursday, January 24, 2013

Family Friendship.

Love, Family, Friends

Assalamu'alaikum & Salam Satu Blogger semua. *hikihkhik~~

I just want to say this:
"The heart stays the same. We build our own home in our heart, where we can always be together, even if we are far apart."

p/s: Saya sayang semua. ^_^

Muhammad, Ya Rasulullah


Assalamu'alaikum & Salam Satu Blogger semua!!! *ececececcecececcececeececece~~

Untuk entry hari ni, sempena kelahiran Nabi junjungan kita, Nabi Muhammad S.A.W, saya nak sharesecara ringkas cinta Rasulullah terhadap ummatnya, iaitu kita semua.. Check it out, folks!
Rasulullah SAW adalah utusan Allah SWT, dan baginda adalah manusia yang sempurna, akhlak-Nya begitu mulia sekali. Tidak ada manusia yang sempurna sesempurna baginda Muhammad SAW.
Mungkin selama ini kita jauh untuk mencintai baginda, mungkin selama ini kita tidak mengetahui, dan mungkin kita leka dan lalai terhadap duniawi kita selama ini.. Mungkin selama ini kita tidak jadikan Nabi Muhammad SAW sebagai ikon dalam kehidupan kita malah kita jadikan selain Nabi Muhammad SAW sebagai ikon kita selama ini..
Tidakkah kita semua rase bersalah dan berdosa kepada Allah SWT kerana kita lupa kepada-Nya..dan mungkin kita lupa kepada utusan-Nya Nabi Muhammad SAW?? Sedangkan Rasulullah S.A.W itu sentiasa mengingati dan merindui kita sehingga terdapat suatu kisah..
Suatu hari.. Nabi Muhammad SAW bertanya :
"Siapakah hamba Allah yang mulia?"
Sahabat menjawab :
"Para malaikat Ya Rasulullah"
Sahabat yang lain :
"tentulah para nabi, merekalah yang mulia"
Nabi tersenyum lalu berkata :
"Ya, mereka mulia, tetapi ada yang lebih mulia"
Para sahabat terdiam lalu berkata :
"Adakah kami yang mulia itu Ya Rasulullah"
Nabi berkata :
"Tentulah kalian mulia, kalian dekat denganku, tapi bukan kalian yang aku maksudkan"
Nabi menundukkan wajahnya, baginda menitiskan airmata sehingga membasahi pipi dan janggutnya, lalu berkata :
" Wahai sahabatku, mereka adalah manusia-manusia yang lahir jauh setelah wafatnya aku, mereka terlalu mencintai Allah & tahukah kalian, mereka tidak pernah melihatku, mereka tidak dekat denganku seperti kalian, mereka sangat rindu kepadaku dan saksikanlah wahai sahabatku bahawa AKU SANGAT RINDU PADA MEREKA.. MEREKALAH UMMATKU! UMMATI! UMMATI! UMMATI!"
Sedarlah wahai umat Muhammad SAW. Hidup kita hanya sekali dan kita tidak tahu bila kita akan kembali kepada Allah SWT. Semoga hidup kita sekali ini memberi maafat dan kita gunakannya sebaik-baik mungkin supaya kita tidak menyesal diakhirat nanti. Bangkitlah wahai umat Muhammad SAW semoga kita menjadi umat yang terunggul didunia dan akhirat kelak. Amalkanlah sunnah serta Al-Quran.. InsyaAllah pasti akan berjaya didunia mahupun diakhirat.
Jadi marilah kita bersama-sama untuk mencintai baginda Muhammad SAW. Berselawatlah kepada baginda. Semoga kita mendapat syafaat-Nya diakhir akhirat  InsyaAllah..
Wahai orang-orang yang beriman, teruskan perjuanganmu untuk mencari keredhaan Allah SWT.
Alhamdulillah, jikalau kita sudah sedar, marilah kita bersama-sama mencari keredhaan Allah SWT dan mencintai Nabi Muhammad SAW. InsyaAllah kita pasti akan berjaya :)
Dan jangan lupa berkasih sayanglah sesama insan dan tolong menolong antara satu sama lain..We will be the greatest of Ummah, InsyaAllah..

Sumber - http://www.iluvislam.com/inspirasi/tokoh/4190-mencintai-rasulullah-saw.html

p/s: Snada - Neo Sholawat.


Prelude (Choir):
Allahuma shali ala Muhammad
Ya Rabbi shali alaihi wasalim
Allahuma shali ala Muhammad
Ya Rabbi baalighul wasila

Cannon and Contrapunct :
Allahuma shali wassallim ala
Sayidina wa Maulana Muhammad
Adadama bi'iImillahi shalatan
Da'imatan bidawami mulkilahi

Keroncong :
Ya Allah curahkan rahmat dan keselamatan
Bagi Nabi junjungan kami Muhammad
Selamanya di dalam keabadian
Kekekalan kerajaanmu ya Allah

English Version :
Ya Allah please shower your blessing and your salvation
To the Prophet Muhammad who we all adore
May he always be under your sovereignity
May he forever be under your loving care

Interlude (Choir) :
Allahuma shali wasalim wabarik alaik
Allahuma shali wasalim wabarik alaik
Allahuma shali wasalim wabarik alaik
Allahuma shali wasalim wabarik alaik

Over Tune (Mandarin Verson) :
Ya Allah kei wo men tien an heu keu lien
Ken lau se Muhammad yeh se aitha
Hau hen chiu chai tien an the
Allah teu keu lien wou men hau hen chiu

Sunda Version:
Ya Allah lungsur keun rahmat sinareng salamet
Kanggo Nabi junjungan kuring Muhammad
Salawasna aya dina kawilujengan
Salawasna ditang tayungan ku Allah

Jawa Version:
Ya Allah Paringono rahmat lan keslametan
Kagem Nabi junjungan kulo Muhammad
Salaminipun wonten ing keselametan
Salaminipun diwelasi Gusti Allah

Minang Version:
Ya Allah curahkan jo kasalamatan
Taruntuak nabi piturui kami Muhammad
Sapanjang idui di dalam kabakaan
Salamonyo dalam kasiah sayang Allah

Coda Fine F (Choir):
Allahuma shali wassallim ala
Sayidina wa Maulana Muhammad
Adadama bi'ilmillahi shalatan

Fermatta :
Da'imatan.......bidawami..... mulkilahi 




STESRI'S PANORAMA-Khas untuk ex-stesrians06'/07'

STESRI MEMORIES-Khas untuk ex-stesrians 06'/07'